Visitor Mw Blog

Google Website Translator

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label artikel psikologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel psikologi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 November 2011

Danger Smoking in the Morning


Danger smoking in the morning, especially accompanied by a cup of coffee, has become a ritual that hard to break. However, these habits seem to need to be stopped from smoking at the beginning of the day is more dangerous than smoking on the day or night. Smoking habits of parents in the morning and 1 pack / day. Its so dangerous

Research shows that smoking after waking up would increase the risk of lung cancer, neck and head. "Morning smokers have high levels of nicotine and other toxins from tobacco in his body. They are also more addicted than smokers who refrained from smoking a half hour or so after waking up," said researcher Joshua Muscat of Penn State College of Medicine.

To find out why some smokers get cancer and not, Muscat and his team examined the link between cancer risk is there with the habit of first cigarette in the morning.

The first study involved 4775 patients with lung cancer and 2835 of other smokers without lung cancer. Those who smoke 45 minutes after waking up 1.86 times higher risk of suffering from lung cancer than those who waited more than 60 minutes. Meanwhile, those who smoked 45-78 minutes after waking up had 1.35 times the risk compared to those who wait at least an hour.

The second study involved 1055 people with brain and neck cancer and 795 people who smoked but did not suffer brain and neck cancer. Those who smoked within 30 minutes when you wake up 1.59 times the risk of brain and neck cancer compared with those who waited an hour.

The risk of smokers who smoked 60-80 minutes after waking up 1.42 times than those who wait at least an hour.

Senin, 21 November 2011

Ada 10 arti sebuah senyuman :) ( THERE ARE 10 MEANING OF A SMILE:) )


1. Membuat anda lebih menarik bila senyum

Daya tarik akan datang sendiri bila anda tersenyum

Orang yang suka tersenyum membuat perasaan orang disekitarnya merasa nyaman dan senang

Orang yang selalu merengut disetiap keadaan,cemberut,mengerutkan kening dan menyeringai membuat orang-orang disekelilingnya tidak merasa nyaman

Dipastikan orang yang selalu tersenyum mempunyai banyak teman :)

2. Senyum mengubah perasaan

Kadang kala orang merasa sedih,cobalah tersenyum. :)

Senyuman akan membuat perasaan anda menjadi lebih baik dari sebelumya

Menerut penelitian dari saya ketahui,senyum bisa memperdayai tubuh sehingga sebuah persaan berubah.

3. Senyum dapat menghilangkan stres

Stres bisa terlihat dari wajah seseorang

Senyuman juga bisa dapat menghilangkan mimik lelah,bosan dan sedih

Dan ketika anda merasa stres,tidak ada salahnya mencoba untuk tersenyum :)

4. Sebuah senyuman bisa menular

Ketika seseorang tersenyum,ia bisa membuat suasana menjadi lebih riang

Orang disekitarnya anda pasti akan ikut tersenyum dan akan merasakan suatu kebahagiaan

5. Senyum menurunkan tekanan darah

Anda tidak percaya?? Coba Anda mencatat tekanan darah saat anda tidak tersenyum dan catat laagi tekanan darah saat anda tersenyum saat diperiksa :)

Tekanan darah saat Anda tersenyum dipastikan lebih rendah

6. Senyum dapat menigkatkan imunitas

Senyum bisa membuat sistem imun bekerja lebih baik

Fungsi imun tubuh bekerja maksimal saat seorang merasa rileks dan

Menurut penelitian,penyakit flu dan batuk bisa hilang dengan senyuman.

7. Senyum dapat membuat orang berpikiran positif

Coba Anda melakukan ini : Pikirkan sebuah hal buruk sambil tersenyum,dipastikan susah.

Penyebabnya yaitu ketika Anda tersenyum,tubuh mengirim sinyal “ hidup adalah baik”.

Sehingga saat tersenyu,,tubuh menerimanya sebagai sebuah anugrah

8. Senyum dapat membuat anda leih kelihatan lebih muda

Pada saat anda senyum,otot-otot anda akan bergerak dan bahkan semua otot bergerak

Akibatnya otot wajah terlatih sehingga Anda tidak perlu melakukan sebuah face lift

Dijamin dengan banyak tersenyum maka Anda akan terlihat lebih awet muda

9. Seyum bisa membuat Anda kelihatan sukses

Orang yang tersenyum terlihat lebih percaya diri,terkenal dan bisa diandalkan dalam hal posotif

Pasang senyuman saat rapat atau bertemu dengan klien

Pasti kolega Anda akan melihat Anda lebih menarik

10. Senyum dapat melepas Endorphin,pemati rasa alamiah dan seotonin senyum

ibarat obat alami

Senyum bisa menghasilkan Endorphin,pemati rasa alamiah dan serotonin,

Ketiganya adalah hormon yang bisa mengendalikan rasa sakit



By : Joe Candra

04.06 WIB

Holiday Stress? Take Care of You!


Holiday Stress? Take Care of You!

HOLIDAY STRESS? TAKE CARE OF YOU!

The holidays usually provoke pleasant feelings and happy times. Unfortunately, they can often also be a major source of stress. It is very easy to get caught up in the whirlwind of shopping, decorating, baking, parties, and visiting with family and friends. There is so much going on around us and so many obligations we feel we need to fulfill. How do you keep your head above water in all this commotion? First of all, there is no one solution, nor does the same thing work for everyone. Start by taking a deep breath. The important lesson here is to pace yourself, and to make sure you are taking care of yourself along the way. Too often we find ourselves getting run down or sick at this time of the year. Then, when we are down, how do we enjoy the holidays? Some tips to help you have a happy holiday season: * Get plenty of sleep. * Eat healthy meals (while at parties, eat smaller portions). * Get as much exercise as you can. * Say "no" once in a while. You do not have to be all things to all people. * Avoid excessive alcohol. * Spend time with fun people. * Borrow some holiday cheer and spread it around. * Laugh often. Following these tips is sure to enhance your holiday spirit, and lessen your stress. Lighten up and enjoy yourself this holiday season. You deserve it!


Minggu, 20 November 2011

Gadis Cerdas, Gadis Impian


Ada seorang pemuda arab yang tampan, shalih, dan sangat cerdas. Dia ingin menikah dengan seorang gadis shalihah dan cerdas sepertinya. Maka, mulailah dia mengembara dari satu kabilah ke kabilah lain, untuk mencari gadis impiannya. Suatu ketika, dia berjalan menuju kabilah di Yaman. Di tengah perjalanan, dia berjumpa dengan seorang lelaki. Akhirnya, dia berjalan bersama lelaki itu.

Pemuda itu menyapa, “Hai Tuan, apakah kau bisa membawaku dan aku membawamu?”.

Spontan lelaki itu menjawab, “Hai bodoh, kau ini bagaimana? Aku menunggang kuda dan kau juga menunggang kuda. Bagaimana kita bisa saling membawa?”.

Pemuda itu diam saja mendengar jawaban lelaki itu. Kemudian, keduanya melanjutkan perjalanan. Lalu, mereka melewati sebuah kampung. Kampung itu yang dikelilingi oleh kebun yang sudah tiba masa panennya.

Pemuda itu bertanya, “Menurutmu, buah-buahan itu sudah dimakan oleh pemiliknya, atau belum ya?”.

Seketika lelaki itu menjawab, “Pertanyaan itu aneh sekali! Kamu sendiri melihat dengan mata kepalamu, buah-buahan itu masih ada di pohonnya dan belum dipanen, kok kamu bertanya, apakah buah-buahan itu sudah dimakan oleh pemiliknya atau belum?”.

Pemuda itu hanya diam dan tidak menjawab perkataan lelaki itu. Kemudian keduanya melanjutkan perjalanan. Baru sebentar berjalan, mereka bertemu dengan orang-orang yang sedang mengiring jenazah.

Pemuda itu berkata, “Menurutmu, yang diiring dalam keranda itu masih hidup atau sudah mati, ya?”.

Lelaki itu menjawab, “Aku semakin tidak paham denganmu. Aku tidak pernah menemukan pemuda yang lebih bodoh darimu. Ya, jelas jenazah itu akan dibawa untuk dikuburkan. Tentu dia sudah mati”.

Pemuda itu kembali diam dan tidak menjawab sepatah kata pun atas komentar lelaki itu. Akhirnya, keduanya sampai dirumah lelaki itu. Dia mengajak pemuda itu menginap di rumahnya. Dia merasa kasihan, sebab pemuda itu terlihat sudah sangat letih.

Lelaki itu memiliki seorang anak gadis yang sangat cantik. Begitu tahu ada seorang tamu menginap, anak gadisnya itu bertanya, “Ayah, siapa dia?”.

“Dia itu pemuda paling bodoh yang pernah aku temukan”, jawab ayahnya.

Anak gadis itu malah penasaran. Dia mengejar dengan pertanyaan berikutnya, “Bodoh bagaimana?”.

Ayahnya langsung menceritakan awal pertemuannya dengan pemuda itu dan segala perkataan serta pertanyaannya. Mendengar cerita ayahnya, anak gadis itu berkata, “Ayah ini bagaimana? Dia itu tidak bodoh. Justru dia sangat cerdas dan pandai. Kata-katanya mengandung makna tersirat.

Ketika dia mengatakan, ‘Apakah kau bisa membawaku dan aku membawamu?’ sebenarnya maksudnya adalah ‘Apakah kita bisa saling berbincang-bincang sehingga bisa membawa kita pada suasana yang lebih akrab?’

Ketika dia mengatakan, ‘Buah-buahan itu sudah dimakan oleh pemiliknya atau belum ?’ Ia memaksudkan, ‘Apakah pemiliknya sudah menjualnya ketika sebelum dipanen, atau belum’ Sebab, jika telah menjualnya, pemiliknya tentu menerima uangnya dan membelanjakannya untuk makan dia dan keluarganya.

Kemudian, ketika dia bertanya, ‘Apakah jenazah di dalam keranda itu masih hidup atau sudah mati?’ Maksudnya, ‘Apakah jenazah itu memiliki anak yang bisa melanjutkan perjuangannya atau tidak.’

Setelah mendengar apa yang dikatakan putrinya, lelaki itu keluar menemui pemuda itu. Dia meminta maaf atas perkataannya yang membodoh-bodohkan pemuda itu. Keduanya lalu berbincang-bincang.

Lelaki itu berkata, “Sekarang aku baru tahu apa maksud pertanyaan-pertanyaanmu dalam perjalanan tadi.” Lalu dia menjelaskan seperti yang dikatakan putrinya. Mendengar itu, sang pemuda bertanya, “Saya yakin itu bukan lahir dari pikiranmu sendiri dan bukan perkataanmu, demi Allah, katakanlah padaku siapa yang mengatakannya”.

“Yang mengatakan itu adalah putriku”, jawab lelaki itu. Spontan pemuda itu berkata, “Apakah kau mau menikahkan aku dengan putrimu?”.

“Ya.”

Begitulah, setelah melalui pengembaraan panjang, akhirnya pemuda itu menemukan pendamping hidup yang dia impikan.

*Kisah dari buku yang berjudul “Ketika Cinta Berbuah Surga” (Habibburrahman El Shirazy, 2005)

Renungan Untuk Wanita ( Wanita Masuk )


“..tangisan itu ada dan lelaki tetaplah sosok berperasa. Hanya saja, ia lebih berani untuk tidak membulirkan air matanya di hadapan kalian. Kerapkali tetesan bening itu tersembunyi di balik raut mukanya. Kerapkali, air mata itu tertumpah di sepertiga malam terakhir saat sujud di hadapan ar-rahman…”

***

Sepertinya pena kami tak akan jemu menulis hal-hal yang berkaitan dengan kaum kalian, wahai wanita. Kami harap kalian pun tak akan jemu menelusuri kalimat-kalimat kami. Dengan apa yang akan kami bicarakan, kami tak berharap agar kalian menjadi sosok yang sempurna. Tetapi, dengan anugerah Allah yang ada pada kalian, kami begitu ingin agar kalian mendekati kesempurnaan itu.

>>Malam Itu

Pernah suatu malam, kami menghadiri acara makan malam sebuah keluarga. Makanan istimewa tengah terhidang di meja makan. Ini adalah suasana penuh kehangatan dan canda.

Tiba-tiba seorang wanita berteriak memarahi seorang laki-laki yang merupakan suaminya. Suara wanita itu bernada tinggi dan lebih tepatnya disebut sebagai bentakan. Hanya karena kekeliruan yang amat sepele, wanita itu mempermalukan dan mencaci suaminya habis-habisan.

Begitu kasihan sang suami. Di hadapan kami sebagai tamu, ia mendapat “menu istimewa”. Bukan panah asmara yang tertancap lembut di hatinya tetapi sebuah tusukan jarum panas, tajam nan pedas. Oleh sang istri, bukan sekali atau dua kali ia dipermalukan tapi begitu sering.

Walaupun episode pernikahan kami belum menapaki jenjang pernikahan, kami bisa merasakan sakitnya hati yang tersayat lisan-lisan berduri tajam seperti itu. Ah, bagitu sedih terasa.

Inikah yang dinamakan kesetiaan cinta seorang istri?

Inikah yang dinamakan ketaatan kepada suami?

Dimanakah dawai-dawai cinta yang terdengar syahdu di awal-awal pernikahan itu?

Wahai wanita, kenapa lisan-lisan kalian kerap kali menjelma menjadi silet tajam yang mengiris dan mencabik hati?

Wanita manakah yang kalian teladani dalam adegan seperti ini?

Apakah kalian meneladani Khadijah bintu Khuwailid? Oh tidak, tidak. Khadijah tidaklah seperti itu. Dia adalah wanita teladan sepanjang masa yang mencontohkan ketaatan yang luar biasa apiknya. Dia adalah wanita yang menjadi sandaran hati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dan bukan wanita yang menyayatkan hati.

Apakah kalian meneladani istri Ayyub ‘alaihissalam? Oh tidak, tidak. Istri Ayyub ‘alaihissalam tidaklah seperti itu. Seperti Ayyub ‘alaihissalam, dia adalah salah satu lambang wanita penyabar yang begitu mengesankan hati, bukan mengirisnya. Bertahun-tahun, ia menemani Ayyub ‘alaihissalam melewati episode-episode penuh ujian.

>>Sinetron yang Tertuduh

Nampaknya sinetron adalah salah satu tertuduh utama yang menjadikan kalian berlidah tajam. Artis-artis wanita yang melakoni sejuta dusta kerapkali “meneladankan” wanita-wanita yang bermulut kasar, mencaci-maki suami mereka sepuas-puasnya, terlebih di depan anak-anak. Apa yang diharapkan dari adegan buruk itu?

>>Dialah Pangeranmu

Lihatlah lelaki yang merupakan suami kalian itu. Ia tak bisa terlelap sebelum kalian nyenyak di malam hari. Ia keluar rumah dengan semangat untuk melawan asa hidup. Ia mencari nafkah dan berterik mentari di arena kehidupan.

Dahulu, bukankah ia yang engkau damba menjadi pangeran di istana hatimu?

Dengan kejantanannya, bukankah ia yang datang melamarmu agar engkau terselamatkan dari zina?

Bukankah dia yang menyuapimu nasi dengan tangannya?

Bukankah dia yang mencumbumu dengan mesra nan penuh kasih?

Lantas kenapa mulut-mulut kalian begitu mudahnya menyemburkan lisan api yang membakar hatinya?

Kenapa lisan kalian begitu semena-menanya menancapkan busur-busur tajam yang mengetuk pintu air matanya?

>>Dengarlah Tangisannya

Tahukah engkau wahai wanita, tangisan itu ada dan lelaki tetaplah sosok berperasa. Hanya saja, ia lebih berani untuk tidak membulirkan air matanya di hadapan kalian. Kerapkali tetesan bening itu tersembunyi di balik raut mukanya. Kerapkali, air mata itu tertumpah di sepertiga malam terakhir saat sujud di hadapan ar-rahman. Tak jarang pula air matanya menjelma menjadi keringat yang membasahi pakaiannya saat berterik mentari demi mencari rizki Allah. Itu semuanya demi kebahagiaan kalian.

>>Retak-retak Rumah Tangga

Wahai wanita yang kami muliakan. Begitu sering terdengar bahwa lidah itu tak bertulang. Begitu sering terbaca bahwa wanita tidak dibenarkan menyakiti hati suaminya. Lantas apa yang membuat kalian bicara dengan begitu kasarnya, ceplas-ceplos, seolah-olah kalianlah sang raja, seolah-olah kalianlah kepala rumah tangga?

Lihatlah di luar sana, lisan-lisan kalian telah menghacurkan biduk rumah tangga, melubangi bahtera cinta hingga kandas tak sampai tujuan. Betapa banyak kasus perceraian di era modern ini yang bermoduskan ketajaman lisan kalian.

>>Ungkapan dan Nasehat

Ukhti yang kami muliakan, tidak ada teladan kalian yang lebih mendekatkan kalian ke surga Allah selain mereka yang mengadegankan sejuta kebaikan. Merekalah wanita-wanita yang telah dikisahkan tinta-tinta sejarah. Temui dan teladanilah mereka yang ada dalam kitab/buku-buku yang banyak membicarakan tentang mereka. Dan kami pun sedang menyusun naskah buku khusus kalian.

Ukhti, olehmu, biasakanlah berdzikir pagi dan sore seperti apa yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Ada banyak manfaat. Salah satunya agar kalian tak berlidah tajam, membiasakan kalian agar meluncurkan kata-kata yang terdengar apik oleh telinga.

Tahanlah lisan kalian agar tak berduri hingga menusuk siapapun yang mendengarnya, terlebih di hadapan suami kalian yang merupakan jejak-jejak menuju surga.

Ukhtii.

Menutup catatan ini, jujur kami akui, sebagai calon nahkoda dalam bahtera pernikahan, kami akan berpikir seratus kali untuk mengajak wanita berlidah tajam sebagai permaisuri hati. Kelak, kami tak ingin bahtera itu kandas dan tenggelam sebelum berlabuh syahdu di surga. Kami tak ingin mengambil resiko dengan menikahi wanita tipe ini.

Akankah anak-anak kami mewarisi lisan tajam ibunya? Tidak, tidak, karena “bersamamu, aku tak ingin terluka.”

10 karakter Suami Ideal



Menjadi suami ideal, bisakah? Sudah lebih dari dua puluh tahun menjadi suami, namun saya merasa bukanlah suami ideal. Saya hanya selalu berusaha untuk menjadi baik dan menjadi lebih baik lagi setiap hari. Mungkin tidak akan pernah sampai ke taraf ideal, karena memang tidak mudah untuk mencapainya.

Namun sebagai suami, saya tetap perlu memiliki peta yang jelas, seperti apa karakter ideal yang seharusnya saya miliki. Jika tidak memiliki peta ini, saya hanya berjalan melingkar-lingkar, menuruti ritme hidup dan rutinitas yang mekanistik. Setiap hari seperti itu saja, bersembunyi di balik ungkapan “terimalah aku apa adanya”, lalu kita merasa tidak perlu melakukan perbaikan dan perubahan apapun. Toh pasangan kita sudah menerima kita apa adanya.

Pada kesempatan kali ini saya ingin meringkaskan tulisan tentang karakter suami ideal, dari pertama hingga kesepuluh.

Karakter pertama, suami ideal memiliki kemampuan untuk senantiasa memiliki cinta dan kasih sayang dalam jiwanya. Mungkin istri kita terasa sangat menyebalkan, atau tampak sangat menjengkelkan dengan perkataan dan perbuatannya setiap hari. Para suami selalu memiliki catatan yang sama, bahwa istri mereka amat sangat cerewet. Terlalu banyak bicara, terlalu banyak komentar, dan suka memberi nasihat tanpa diminta. Namun sebagai suami, kita tidak layak mencaci maki, memarahi dan membenci istri.

Jika tidak suka dengan perkataan atau perbuatannya, nasihati, ingatkan dengan kelembutan, dengan cinta dan kasih sayang. Jika melihat ada kekurangan pada dirinya, ingatlah Tuhan telah mengutus kita untuk mendampinginya, agar bisa menutupi kelemahan dan melengkapi kekurangan yang dimilikinya. Bukan mendamprat, memaki, apalagi sampai berlaku kasar dan menyakiti hati, perasaan dan badan istri. Selalu sediakan cinta dan kasih sayang untuk istri Anda.

Karakter kedua, suami ideal mampu menundukkan egonya sehingga mudah mengalah, cepat mengakui kesalahan dan ada banyak maaf dalam dirinya. Apakah yang menghalangi seorang suami untuk meminta maaf kepada istrinya? Apakah yang menghalangi suami untuk bersikap mengalah ketika ada perselisihan pendapat dengan istri? Apakah yang menghalangi suami untuk mengakui kesalahan yang dilakukan? Apakah yang menghalangi suami untuk memaafkan kesalahan dan kekurangan istri?

Itulah yang disebut dengan ego. Ada ego lelaki, ada ego perempuan. Dalam suatu pertengkaran antara suami istri, ego masing-masing memuncak tinggi. Tidak ada yang mau mengalah, tidak ada yang mendahului meminta maaf, tidak ada yang mau mengakui kesalahan. Padahal, dalam setiap konflik dan pertengkaran suami istri, selalu ada andil kesalahan dari kedua belah pihak. Keduanya mesti memiliki andil dalam menciptakan suasana konflik. Maka, tundukkan selalu ego Anda, untuk istri Anda tercinta, demi keharmonisan rumah tangga.

Karakter ketiga, suami ideal mampu membahagiakan istri, dan merasa senang jika bisa membahagiakan istrinya. Jika kita mampu membahagiakan istri, maka akan sangat banyak yang bisa kita dapatkan darinya. Istri merasa nyaman dan tenang, sehingga kita sebagai suami akan lebih optimal dalam menunaikan berbagai macam kegiatan dalam kehidupan. Istri akan mendukung berbagai keinginan positif suami, selama ia merasa bahagia.

Yang perlu diketahui para suami, membahagiakan istri itu bukanlah bab bagaimana memberikan semua yang diinginkan istri, namun bab bagaimana menyentuh perasaan dan hatinya. Inilah hakikat yang lebih utama dan penting. Para suami sangat penting mengetahui jalan untuk menyentuh hati dan perasaan istri, sehingga lebih bisa menyelami hal-hal apakah yang membahagiakan jiwanya, apakah yang menenteramkan hatinya, apakah yang sangat diharapkannya.

Bahagiakan selalu istri Anda, dan lihatlah hasilnya, ia akan bersedia memberikan bantuan apapun yang Anda minta.

Karakter keempat, suami ideal selalu fokus melihat sisi kebaikan dan kelebihan istri, serta cepat melupakan kekurangan istri. Sesungguhnyalah setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak ada manusia yang sempurna, dimana hanya memiliki kelebihan saja dan tidak memiliki kekurangan. Sebagaimana juga tidak ada manusia yang hanya memiliki kelemahan dan kekurangan saja, tanpa memiliki kebaikan dan kelebihan apapun.

Semenjak awal pernikahan, seharusnya sudah ada kesadaran yang tertanam dalam diri suami dan istri, bahwa pasangan hidupnya bukanlah malaikat, bukanlah manusia super yang terbebas dari kelemahan. Para suami hendaknya menyadari, istri yang dinikahi itu hanyalah perempuan biasa saja, yang memiliki banyak kelemahan dan kekurangan. Untuk itulah Tuhan mengutus Anda untuk melengkapi kekurangannya, untuk memperbaiki sisi kelemahannya.

Lupakan saja berbagai kekurangan dan kelemahannya, fokuslah melihat sisi kebaikan dan kelebihannya.

Karakter kelima, suami ideal memiliki peta kasih yang lengkap terhadap istrinya. Peta kasih yang terperinci tentang pasangan akan memberikan banyak sekali kemanfaatan. Di antara manfaatnya adalah menumbuhsuburkan cinta dan kasih sayang, karena adanya rasa saling percaya. Dengan mengenal secara mendalam tentang berbagai kondisi pasangan, maka yang muncul adalah suasana saling percaya, dan tidak ada dusta atau curiga di antara mereka. Tidak ada sesuatu yang muncul secara tiba-tiba, karena setiap bentuk perubahan sekecil apapun telah mereka ketahui bersama.

Cara yang paling sederhana untuk mengetahui detail perubahan dan perkembangan adalah dengan selalu mengobrol setiap saat, setiap waktu. Biasakan mengobrol, di setiap ada kesempatan, tanpa perlu membatasi atau menentukan tema-tema tertentu untuk diobrolkan. Dari A sampai Z, semua bisa diobrolkan oleh suami dan istri. Dengan cara mengobrol itulah berbagai hal bisa diketahui oleh pasangan. Suami menjadi mengerti pikiran istri, dan istri bisa mengerti pikiran suami.

Karakter keenam, suami ideal selalu mendekat kepada istri, bukan menjauh. Jika Anda tengah marah kepada istri, atau menyimpan kekesalan kepada istri, apa yang Anda lakukan? Semakin mendekat kepada istri, atau semakin menjauh? Jika pada kondisi seperti itu Anda menuruti emosi, melontarkan kata-kata yang menyakitkan, menampakkan mimik muka merah, apalagi sampai menyakiti fisik istri, artinya Anda menjauh.

Jika istri Anda tengah mengeluhkan sesuatu kepada Anda, bagaimanakah Anda merespon keluhannya? Jika Anda cepat mengkritik, bahkan cepat menyalahkan istri, itu pertanda Anda menjauh darinya. Anda tidak berusaha untuk mendekat dan menenteramkan hatinya, namun justru membuat garis pemisah yang semakin tajam antara Anda dengan istri Anda.

Sebagai suami, teruslah berusaha mendekat istri, jangan menjauh. Saat istri tampak emosional dan marah-marah, dekatilah, peluklah, bisikkan kalimat mesra di telinganya. Jangan diimbangi dengan kemarahan, emosi dan apalagi kekerasan serta kekasaran sikap. Mendekatlah terus kepada istri, dan jangan menjauh.

Karakter ketujuh, suami ideal memiliki keterampilan praktis kerumahtanggaan. Suami bukan hanya bekerja mencari nafkah untuk menghidupi anak dan istri, sehingga setelah di rumah merasa menjadi manusia bebas yang tidak memiliki tugas dan tanggung jawab apapun untuk dikerjakan. Sesampai di rumah langsung istirahat, bersantai atau tidur karena merasa sudah lelah dalam menjalankan kewajiban mencari nafkah. Seakan-akan semua pekerjaan praktis kerumahtanggaan dengan sendirinya menjadi kewajiban istri.

Sesungguhnyalah pengerjaan kegiatan praktis kerumahtanggaan itu sangat fleksibel, tidak ada ketentuan baku tentangnya. Maka, lakukan musyawarah di rumah untuk membagi peran antara suami, istri, anak-anak, dan pembantu (jika memiliki pembantu rumah tangga). Lebih khusus lagi yang harus disepakati adalah peran suami dan istri di dalam rumah, agar tidak menimbulkan perasaan ketidakadilan.

Bagilah peran secara berkeadilan, melalui proses musyawarah yang penuh suasana kasih sayang, bukan pemaksaan kehendak atau intimidasi. Semua untuk menjaga cinta dan kasih sayang dalam kehidupan keluarga.

Karakter kedelapan, suami ideal memberikan kesempatan dan dorongan kepada istri untuk maju, berkembang dan berprestasi. Tidak layak bagi suami untuk menghambat kemajuan dan perkembangan potensi istri. Pernikahan bukanlah lembaga untuk mensterilkan berbagai potensi dan prestasi salah satu pihak. Justru dengan pernikahan itu akan semakin mengoptimalkan berbagai potensi kebaikan dari suami dan istri.

Definisikan format prestasi, dan sepakati bersama dalam keluarga. Setelah ada kesepakatan, maka dukung dan doronglah istri untuk berprestasi. Rayakanlah setiap keberhasilan dan capaian prestasi suami dan istri, dalam suasana kehangatan cinta dan kasih sayang. Apabila suami mencapai peningkatan prestasi, itu karena dukungan dan dorongan istri serta anak-anak. Apabila istri mencapai puncak prestasi, itu karena dukungan dan dorongan suami serta anak-anak. Semua pihak merasa gembira, berbangga dan mampu merayakannya.

Karakter kesembilan, suami ideal selalu tampak “young and fresh” di hadapan istri. Banyak suami yang menuntut istri dalam bentuk yang perfect, seperti harus selalu wangi, segar, harum, berdandan menarik, berpenampilan menyenangkan, dan lain sebagainya. Namun dirinya sendiri tampak tidak memperhatikan penampilan saat di rumah. Bau keringat yang menyengat, penampilan yang apa adanya, tidak menampakkan kerapian dan keserasian dalam berpakaian, menjadi sesuatu yang khas saat di rumah.

Tidak layak semua tenaga, pikiran dan perhatian Anda habiskan di kantor dan di tempat berkegiatan di luar rumah. Sementara Anda pulang dengan membawa tenaga sisa, pikiran sisa, hati sisa, dan perhatian sisa. Cinta dan kasih sayang seperti apa yang Anda harapkan tumbuh berkembang di dalam kehidupan keluarga apabila semua dibangun di atas sisa-sisa?

Jangan bawa beban masalah dari luar rumah masuk ke dalam rumah Anda. Sebanyak apapun rasa lelah Anda dari melaksanakan aktivitas seharian, pulanglah ke rumah dalam kondisi segar dan bergairah menemui istri serta anak-anak.

Karakter kesepuluh, suami ideal selalu memperbarui motivasi dan menguatkan kembali makna ikatan dengan istri. Menikah, awalnya adalah sebuah akad, atau ikatan. Prosesi nikah yang sakral itu hakikatnya adalah sebuah ikrar dan perjanjian agung atas nama Tuhan, diresmikan oleh negara, disaksikan oleh orang tua, keluarga, kerabat, sahabat, tetangga dan sanak saudara. Sedemikian sakral prosesi pernikahan, tampak dari banyaknya pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.

Motivasi menikah adalah ibadah, bagian dari pelaksanaan aturan Ketuhanan, yang kemudian secara teknis administrasi diatur oleh negara. Sejak awal, motivasi ini telah diwujudkan dan dikokohkan dalam sebentuk ucapan atau ikrar, saat melaksanakan akad nikah di depan petugas pernikahan. Dalam perjalanan kehidupan berumah tangga, ikatan ini bisa mengendur dan melemah, maka harus selalu disegarkan dan dikuatkan.

Demikianlah ringkasan keterangan sepuluh karakter suami ideal. Semoga ada manfaatnya untuk membawa kita menuju kondisi yang lebih baik.

Sumber: http://www.dakwatuna.com

KESETIAAN SEORANG SUAMI PADA ISTRI



Patut dijadikan anutan nih, biar bahagia dunia akhirat

Eko Pratomo Suyatno, siapa yang tidak kenal lelaki bersahaja ini? Namanya sering muncul di koran, televisi, di buku-buku investasi dan keuangan. Dialah salah seorang dibalik kemajuan industri reksadana di Indonesia dan juga seorang pemimpin dari sebuah perusahaan investasi reksadana besar di negeri ini.

Dalam posisinya seperti sekarang ini, boleh jadi kita beranggapan bahwa pria ini pasti super sibuk dengan segudang jadwal padat. Tapi dalam note ini saya tidak akan menyoroti kesuksesan beliau sebagai eksekutif. Karena ada sisi kesehariannya yang luar biasa!!!!

Usianya sudah tidak terbilang muda lagi, 60 tahun. Orang bilang sudah senja bahkan sudah mendekati malam, tapi Pak Suyatno masih bersemangat merawat istrinya yang sedang sakit. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Dikaruniai 4 orang anak.

Dari isinilah awal cobaan itu menerpa, saat istrinya melahirkan anak yang ke empat. tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Hal itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari sebelum berangkat kerja Pak Suyatno sendirian memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi dan mengangkat istrinya ke tempat tidur. Dia letakkan istrinya di depan TV agar istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya sudah tidak dapat bicara tapi selalu terlihat senyum. Untunglah tempat berkantor Pak Suyatno tidak terlalu jauh dari kediamannya, sehingga siang hari dapat pulang untuk menyuapi istrinya makan siang.

Sorenya adalah jadwal memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa menanggapi lewat tatapan matanya, namun begitu bagi Pak Suyatno sudah cukup menyenangkan. Bahkan terkadang diselingi dengan menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun. Dengan penuh kesabaran dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka. Sekarang anak- anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yg masih kuliah.

Pada suatu hari…saat seluruh anaknya berkumpul di rumah menjenguk ibunya– karena setelah anak-anak mereka menikah dan tinggal bersama keluarga masing-masing– Pak Suyatno memutuskan dirinyalah yang merawat ibu mereka karena yang dia inginkan hanya satu ‘agar semua anaknya dapat berhasil’.

Dengan kalimat yang cukup hati-hati, anak yang sulung berkata:

“Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak……bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu.” Sambil air mata si sulung berlinang.

“Sudah keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak, dengan berkorban seperti ini, kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”. Si Sulung melanjutkan permohonannya.

”Anak-anakku…Jikalau perkawinan dan hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah lagi, tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian di sampingku itu sudah lebih dari cukup,dia telah melahirkan kalian….*sejenak kerongkongannya tersekat*… kalian yang selalu kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta yang tidak satupun dapat dihargai dengan apapun. Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti ini ?? Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya seperti sekarang, kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yang masih sakit.” Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak diduga anak-anaknya

Sejenak meledaklah tangis anak-anak Pak Suyatno, merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata Ibu Suyatno..dengan pilu ditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu……

Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Pak Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa-apa….disaat itulah meledak tangisnya dengan tamu yang hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru.

Disitulah Pak Suyatno bercerita : “Jika manusia di dunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian itu adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 anak yang lucu-lucu..Sekarang saat dia sakit karena berkorban untuk cinta kami bersama… dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit…” Sambil menangis

” Setiap malam saya bersujud dan menangis dan saya hanya dapat bercerita kepada Allah di atas sajadah..dan saya yakin hanya kepada Allah saya percaya untuk menyimpan dan mendengar rahasia saya…”BAHWA CINTA SAYA KEPADA ISTRI, SAYA SERAHKAN SEPENUHNYA KEPADA ALLAH”.

Dear my friends, that’s a true story from someone who taugh me about the important of investment three years ago. I wish i could be someone like him…to give all attention to family..i believe family is our precious thing..more than money or gold. Yadie Yadoy

Sabtu, 19 November 2011

Serba-Serbi Kata “Jancok”

Serba-Serbi Kata “Jancok” Gan…

jancok1

Jancok, jancuk atau dancok adalah sebuah kata khas Surabaya yang telah banyak tersebar hingga meluas ke daerah kulonan (Jawa Timur sebelah barat, Jawa Tengah, dll). Warga Jawa Timur seperti Surabaya, Malang dll turut andil dalam penyebaran kata ini.

Jancok berasal dari kata ‘encuk’ yang memiliki padanan kata bersetubuh atau fuck dalam bahasa Inggris. Berasal dari frase ‘di-encuk’ menjadi ‘diancok’ lalu ‘dancok’ hingga akhirnya menjadi kata ‘jancok’.

Ada banyak varian kata jancok, semisal jancuk, dancuk, dancok, damput, dampot, diancuk, diamput, diampot, diancok, mbokne ancuk (=motherfucker), jangkrik, jambu, jancik, hancurit, hancik, hancuk, hancok, dll. Kata jangkrik, jambu adalah salah satu contoh bentuk kata yang lebih halus dari kata jancok.

Makna asli kata tersebut sesuai dengan asal katanya yakni ‘encuk’ lebih mengarah ke kata kotor bila kita melihatnya secara umum. Normalnya, kata tersebut dipakai untuk menjadi kata umpatan pada saat emosi meledak, marah atau untuk membenci dan mengumpat seseorang.

Namun, sejalan dengan perkembangan pemakaian kata tersebut, makna kata jancok dan kawan-kawannya meluas hingga menjadi kata simbol keakraban dan persahabatan khas (sebagian) arek-arek Suroboyo.

Kata-kata ini bila digunakan dalam situasi penuh keakraban, akan menjadi pengganti kata panggil atau kata ganti orang. Misalnya, “Yoopo kabarmu, cuk”, “Jancok sik urip ae koen, cuk?”. Serta orang yang diajak bicara tersebut seharusnya tidak marah, karena percakapan tersebut diselingi dengan canda tawa penuh keakraban dan berjabat tangan.

Kata jancok juga bisa menjadi kata penegasan keheranan atau komentar terhadap satu hal. Misalnya “Jancok! Ayune arek wedok iku, cuk!”, “Jancuk ayune, rek!”, “Jancuk eleke, rek”, dll. Kalimat tersebut cocok dipakai bila melihat sesosok wanita cantik yang tiba-tiba melintas dihadapan. Hehe…

Akhiran ‘cok’ atau ‘cuk’ bisa menjadi kata seru dan kata sambung bila penuturnya kerap menggunakan kata jancok dalam kehidupan sehari-hari. “Wis mangan tah cuk. Iyo cuk, aku kaet wingi lak durung mangan yo cuk. Luwe cuk.”. Atau “Jancuk, maine Arsenal mambengi uelek cuk. Pemaine kartu merah siji cuk.”


Aku pertama diajarin temen-temenku, katanya gini, “jancuk itu permisi”. Jadi ntar kalo ada orang tua lewat, ntar kamu permisi, “jancuk mas, jancuk mas” gitu katanya…

“bahasa kotor lho itu”

“jorok, nggak baik, nggak asik aja didenger”

“jancuk? nggak ngerti deh apaan. cuman keknya orang kalo lagi marah-marah ngomongnya “jancok!”.”

“jancok itu fuck you”

“shit, bedebah, kayak gitu-gitu, kata kotor!”

“pokoke kalo mangkel ngomong itu sudah”

“hari ini, sampe setua ini saya belum pernah dipisuhi dengan kata-kata seperti itu”

“kalau kaya gitu ya agak risih juga sih, tapi lama-lama juga terbiasa”

“biasa aja, lama-lama niruin juga soalnya”

“ya lihat-lihat situasi sih. kadang marah, kadang bercanda thok”

“pertamanya nggak papa, karena ga tau”

“kadang seneng, kadang juga mangkel”

“jancuk? ya lihat ekspresi wajahnya. kalau jancuknya sambil ketawa, ya saya cuek saja. kalau jancuknya sambil marah-marah, ya saya tinggalin saja maksudnya gitu, gak usah direken ya mas ya.”

“jangan anggap nilai cinta itu omong kosong” ”

“jancok iku jan cocok ngono loh nek ambek kancane dewe”

“penting gak sih ngomong kek gitu?! ”

“jancuk itu jadi anak cukup keren”

“kata jorok yang sebenernya gak boleh diucapkan”

“tapi saat kata itu digunakan dalam suatu kelompok untuk menambah keakraban, misalnya “Hey cuk!” it’s no problem”

“kadang nek suwe gak ketemu “koen iku nangdi ae rek? jancok!”.”

“merupakan salam ciri khasnya Jawa Timur iku”

” dikasih W depannya tuh pake J biar mantep … juwancukkkk!! itu baru mantep”



http://www.youtube.com/watch?v=ACzAh64IfiA&feature=player_embedded


(HOT) Hati2 gan Modus Kejahatan Baru,Cewek Cantik Tawarkan Payudaranya Untuk Di Hisap

(HOT) Hati2 gan Modus Kejahatan Baru,Cewek Cantik Tawarkan Payudaranya Untuk Di Hisap

etsp7xbc

Sebut saja namanya Sar, seorang tukang ojek warga santing kecamatan losarang. saat dia mangkal di pangkalan ojek terlihat cewek cantik baru turun dari angkot lalu kemudian menghampirinya. setelah tawar-menawar harga, akhirnya sar mengantar cewek itu ke tempat tujuan yang di maksud.

Tapi sampai di tengah jalan mendadak cewek itu minta berhenti alasanya karena matanya kelilipan kena debu.

setelah berhenti terlihat cewek yang berumur 23 tahunan itu mengelap matanya dengan bagian bawah kaos yang ia pakai. Saat bersamaan si tukang ojek melihat bagian payudara yang kelihatan karena kaosnya terangkat ke atas .

“mbak yu, maaf susunya kelihatan. gak pake kutang yah ?” kata sar

Cewek itu bukannya malu di tegur tukang ojek malah tambah menawari kalau mas mau silahkan saja di hisap..

Tanpa panjang lebar lagi sar langsung menghisap payudara sang cewek.

Namun apa daya setelah melakukan aksi kotornya sar kemudian pingsan. kemungkinan payudaranya sudah di olesi dengan obat bius. setelah sar sadar, motor dan dompetnya sudah hilang di bawa kabur.

Apes memang…

Pihak kepolisian yang menerima laporan sar tersebut langsung tersenyum2. mereka berjanji akan secepatnya menangkap si pelaku.

mungkin para polisi juga penasaran ingin melihat barang bukti yang di pakai untuk kejahatan yah..

xixixixixi……

makanya jadi lelaki yang beriman, jangan mudah tergoda rayuan setan. (detik.com)

Kisah Si Pensil Dan Si Penghapus(sangat penting utk disemak)

Kisah Si Pensil Dan Si Penghapus(sangat penting utk disemak)

pencil_and_eraser

Pensil : “Maafkan aku Penghapus…”

Penghapus : “Maafkan aku??untuk apa Pensil?? Kamu tidak melakukan kesalahan apapun kepadaku…”

Pensil : “Aku minta maaf karena aku telah membuatmu terluka. Setiap kali aku melakukan kesalahan, kamu selalu berada disana untuk menghapusnya. Namun setiap kali kamu membuat kesalahanku lenyap, kamu kehilangan sebagian dari dirimu. Kamu akan menjadi semakin kecil dan kecil setiap saat…”

Penghapus : “Hal itu memang benar…Namun aku sama sekali tidak merasa keberatan. Kau lihat, aku memang tercipta untuk melakukan hal itu. Diriku tercipta untuk selalu membantumu setiap saat kau melakukan kesalahan. Walaupun suatu hari, aku tahu bahwa aku akan pergi dan kau akan mengganti diriku dengan yang baru.

Walaupun suatu hari, aku tahu bahwa aku akan pergi dan kau akan mengganti diriku dengan yang baru. Aku sungguh bahagia dengan peranku. Jadi tolonglah, kau tak perlu khawatir. Aku tidak suka melihat dirimu bersedih…”

Si Penghapus adalah Orang Tua kita…

Si Pensil adalah diri kita sendiri….

Orang tua akan selalu ada untuk anak-anaknya…

Untuk memperbaiki kesalahan anak-anaknya…

Namun, terkadang, seiring berjalannya waktu…

Orang tua akan terluka dan akan menjadi semakin kecil…

(Bertambah tua dan akhirnya meninggal).

Walaupun anak-anak mereka pada akhirnya akan menemukan seseorang yang baru (Suami atau Istri),

Namun orang tua akan selalu tetap merasa bahagia atas apa yang mereka lakukan terhadap anak-anaknya dan akan selalu merasa tidak suka bila melihat buah hati tercinta mereka merasa khawatir ataupun sedih.

“Hingga saat ini…

Saya masih menjadi Si Pensil…

Hal itu sangat menyakitkan diri saya…

Melihat si penghapus atau orang tua saya semakin bertambah “Kecil” dan “Kecil” seiring berjalannya waktu.

Kelak suatu hari…

Yang tertinggal hanyalah “Serutan” si penghapus

Segala kenangan yang pernah saya lalui dan miliki bersama mereka…”

Kisah ini saya dedikasikan secara khusus kepada orang tua saya dan seluruh orang tua kalian…

mumpung masih di bulan penuh barokah (detik.com)

[hot] foto private christina pemeran virgin 2 beredar

[hot] foto private christina pemeran virgin 2 beredar…

1

Jakarta Belum lama beredar foto mesra Christina Santika Tju, bintang film ‘Virgin 2′ di internet. Perempuan yang kini berusia 19 tahun itu pun mengakui kalau di foto-foto tersebut memang dirinya.

Itu memang aku, itu sudah lama banget,; ujarnya saat bincang-bincang dengan detikhot lewat telepon, Rabu (10/9/2010).

Terdapat 13 foto menampilkan Christina yang mengenakan tanktop hitam dipangku oleh seorang pria di forum internet. Di judul foto-foto itu ditulis kalau pria tersebut adalah kekasih Christina.

Itu bukan pacar aku, tapi itu suami aku, aku sudah menikah tahun lalu; jelas pemeran Tina di ‘Virgin 2′ itu.

Christina pun kaget kenapa foto-foto bisa beredar saat ini.Tapi ia yakin kalau foto-foto tersebut diambil dari akunnya di situs jejaring sosial, Facebook.

Aku taruh di Facebook. Ya sudahlah mungkin aku harus berhati-hati,;ucapnya.

Nih gan foto2nya


http://endropedia.blogdetik.com/2011/03/02/hot-foto-private-christina-pemeran-virgin-2-beredar/


2

3

4





Masturbasi Bukan Cuma Hobi Manusia

Cara mudah untuk mendapatkan kenikmatan seks ketika tidak memiliki pasangan adalah dengan melakukan masturbasi. Tapi bukan cuma manusia lho yang hobi masturbasi, walaupun diakui gayanya memang mirip.

Dikutip dari LiveScience, Rabu (24/11/2010), berikut ini adalah 9 jenis binatang yang mengenal dan sering melakukan masturbasi. Binatang-binatang yang terampas kebebasannya karena dikurung dalam sangkar biasanya sering melakukannya.

1358193570

Bahkan di alam liar sekalipun, masturbasi sering jadi pilihan ketika birahi para satwa mendadak muncul dan tidak ada pasangan satu spesies yang bisa diajak bekerja sama. Apa boleh buat, kadang-kadang pohon atau bebatuan bisa jadi sarana untuk melampiaskannya.

Siapa saja makhluk yang hobi masturbasi?

Monyet

Di kalangan primata, masturbasi untuk mencapai kepuasan seksual diyakini merupakan hal yang wajar dan dilakukan oleh berbagai spesies kera. Kini ahli tengah meneliti alasan para primata melakukan masturbasi dan hubungannya dengan proses evolusi.

Gajah

Di alam bebas, gajah sering menggesek-gesekkan penisnya yang ukurannya mencapai 1.500 x 16 cm ke pohon atau bebatuan hingga mencapai orgasme. Sementara untuk keperluan kawin suntik di kebun binatang, para pawang memberikan rangsangan secara manual pada penis gajah dengan tangan untuk mengeluarkan spermanya.

Landak

Dalam laporan tahun 1946, peneliti satwa Albert R Shadle mengatakan pada musim kawin, landak betina melakukan masturbasi ketika dikurung di kandang. Caranya dengan menggesek-gesekkan organ genitalnya ke berbagai benda seperti tempat makanan, kayu atau jeruji besi.

Tupai

Sebuah laporan yang dipublikasikan di jurnal PLoS ONE tahun ini mengungkap bahwa tupai jantan melakukan masturbasi agar tak tertular penyakit kelamin. Ejakulasi yang terjadi ketika masturbasi diyakini dapat membersihkan saluran kencing dari bakteri penyebab infeksi.

Kura-kura

Bukan hanya mamalia, reptil seperti kura-kura yang gerakannya lambat juga melakukan masturbasi jika merasa sudah tidak sempat lagi mengejar pasangannya. Kura-kura melakukannya dengan menggesek-gesekkan diri ke bebatuan, lalu diakhiri dengan jeritan yang berisik ketika sudah terpuaskan.

Walrus

Walrus atau gajah laut termasuk salah satu binatang yang memiliki variasi hubungan seks paling lengkap. Selain bisa menggunakan siripnya untuk memuaskan diri sendiri, walrus juga menggunakan mulutnya untuk melakukan seks oral bersama pasangannya.

Burung

Meski organ genitalnya menyatu dengan saluran pembuangan yang disebut kloaka, burung jantan maupun betina tetap bisa memuaskan hasrat seksualnya secara mandiri. Burung jantan melakukannya dengan menekuk ekornya lalu menggesekkan kloakanya pada sesuatu, sementara burung betina justru mengangkat ekornya untuk melakukan hal yang sama dengan burung jantan.

Kuda

Sebagai lambang keperkasaan, kuda jantan bisa melakukan masturbasi sesering mungkin tanpa menyebabkan produksi spermanya berkurang. Kuda betinapun demikian, kepuasan yang diperolehnya lewat masturbasi begitu dahsyat sehingga bisa dikenali dari keluarnya lendir kental dari organ genitalnya.

Anjing

Berbeda dengan kucing, anjing tidak sekedar membersihkan diri ketika sedang menjilati tubuhnya sendiri, melainkan sambil menikmatinya. Ketika hasratnya sudah memuncak, anjing akan memeluk benda-benda yang tidak terlalu tinggi misalnya sandaran kursi atau rak sepatu untuk menggesek-gesekkan organ sensitifnya sampai puas.


http://endropedia.blogdetik.com/2010/11/25/masturbasi-bukan-cuma-hobi-manusia/